|
Pedoman Pemantauan Tinggi Badan Anak Baru Masuk Sekolah
(TBABS) tahun 1999/2000
Perubahan ukuran fisik penduduk merupakan salah satu indikator keberhasilan upaya peningkatan kualitas sumber daya
manusia. Salah satu cara untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan fisik penduduk adalah melalui pengukuran Tinggi Badan Anak Baru masuk Sekolah
(TBABS).
Departemen Kesehatan telah melakukan pengukuran TBABS secara nasional pada tahun 1994 dan menetapkan untuk melakukan pemantauan TBABS setiap 5 tahun sekali untuk menyediakan informasi yang berguna dalam mendukung perencanaan dan intervensi upaya peningkatan status gizi
masyarakat.
Pengukuran kedua dilakukan tahun 1998/1999 pada 5 Propinsi
(Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Maluku dan Irian Jaya). Tahun 1999/2000 pengukuran kedua ini akan dilanjutkan untuk meliput 22
Propinsi, sehingga perubahan ukuran fisik penduduk dapat dinilai secara lengkap di seluruh
wilayah.
Pedoman ini dipersiapkan sebagai acuan petugas pelaksana di setiap tingkat
administrasi, terdiri dari 3 bagian:
- Pendahuluan (Latar belakang, Tujuan dan Kegunaan)
- Metodologi (Penentuan sampel, Anak yang
diukur, Waktu Pengukuran, Pelaksana Pengukuran, Alat Ukur dan Formulir Pengumpulan
Data)
- Petunjuk Pengukuran Tinggi Badan
Download Text Lengkap Disini
Jika anda
mengalami kesulitan mendapatkan informasi yang diinginkan
atau ingin memberikan saran, kritik dan lain sebagainya,
silahkan menghubungi kami melalui Forum
Diskusi.
Informasi Lain:
Tegal Paling Rawan Gizi Buruk - Sabtu, 5 Juli, 2008
Teropong Penyakit Lewat Jari Tangan - Jumat, 4 Juli, 2008
Waspadai "Mata Kucing" pada Anak - Jumat, 4 Juli, 2008
Angka Kematian Ibu Saat Melahirkan Masih Tinggi - Selasa, 1 Juli, 2008
Dua Balita Gizi Buruk di NTT Meninggal - Jumat, 27 Juni, 2008
Antibiotika dan Diare - Jumat, 20 Juni, 2008
|