|
Pedoman Tata Laksana KEP pada Anak di Puskesmas dan di Rumah Tangga
Dalam rangka penanggulangan kasus Kurang Energi Protein
(KEP) berat (kwashiorkor dan marasmus) yang belakangan ini muncul kembali sebagai dampak krisis ekonomi yan berkepanjangan perlu dikeluarkan suatu pedoman bagi petugas
kesehatan.
Pedoman ini disusun untuk standarisasi prosedur baku pengelolaan kasus KEP berat di
puskesmas, puskesmas pembantu, puskesmas keliling dan puskesmas perawatan serta bidan di
desa. Pedoman ini disusun berdasarkan berbegai pedoman yang dikeluarkan oleh berbagai pihak seperti manual terbaru dari WHO, Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta, Direktorat Jenderal Pembinaan Kesehatan
Masyarakat, Direktorat Jenderal Pelayanan
Medik, dan lain-lain.
Berbagai masukan dari para pakar dan dokter ahli yang telah berpengalaman dalam merawat kasus KEP berat telah dihimpun dalam penyusunan buku pedoman
ini. Organisasi profesi yang terlibat adalah Ikatan Dokter Anak Indonesia, Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia, dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia.
Buku ini terdiri dari 5 Bab yakni Bab I yang berisikan Latar Belakang dan
pengertian, tanda-tanda dan cara deteksi KEP; Bab II tentang Mekanisme Pelayanan Gizi Balita KEP di Tingkat
Keluarga, Posyandu/PPG dan Puskesmas; Bab III tentang Tata Laksana Diet pada KEP Berat Fase Rehabilitasi di
Puskesmas; Bab IV tentang Mekanisme Rujukan Pelayanan Gizi bagi Balita KEP
Berat; dan Bab V tentang Pemantauan Balita KEP dan Pencatatan Pelaporan
Pedoman ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh petugas kesehatan yang bekerja di semua unit pelayanan kesehatan pemerintah maupun swasta dalam penanganan
KEP.
Download Text Lengkap Disini
Jika anda
mengalami kesulitan mendapatkan informasi yang diinginkan
atau ingin memberikan saran, kritik dan lain sebagainya,
silahkan menghubungi kami melalui Forum
Diskusi.
Informasi Lain:
Obesitas Berdampak Pada Pemanasan Global - Jumat, 11 Juli, 2008
Tegal Paling Rawan Gizi Buruk - Sabtu, 5 Juli, 2008
Teropong Penyakit Lewat Jari Tangan - Jumat, 4 Juli, 2008
Waspadai "Mata Kucing" pada Anak - Jumat, 4 Juli, 2008
Angka Kematian Ibu Saat Melahirkan Masih Tinggi - Selasa, 1 Juli, 2008
Dua Balita Gizi Buruk di NTT Meninggal - Jumat, 27 Juni, 2008
|