|
Indonesian
Nutrition
Network (INN)
Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5 Kav. No. 4-9 Lt. 8, Jakarta 12950
Indonesia
Email: info@gizi.net
Copyright ©
2001 INN All rights reserved.
|
|
|
|
14 Juta Lebih Penduduk Indonesia Menderita Gizi Buruk
Jumat, 3 Maret, 2006 oleh: Siswono
14 Juta Lebih Penduduk Indonesia Menderita Gizi Buruk
Gizi.net -
Berdasarkan data statistik Kesehatan Depkes RI tahun 2005, dari 241.973.879 penduduk Indonesia sebanyak enam persen atau sekitar 14.500.000 orang menderita gizi buruk. Sebagian besar penderita gizi buruk tersebut berusia lima tahun (Balita).
"Jumlah itu lebih sedikit dari jumlah tahun-tahun sebelumnya, sehingga meskipun sekarang hampir setiap hari terjadi gizi buruk, namun tidak setinggi kasus gizi buruk pada tahun 2003-2004 sebagai imbas dari krisis moneter," kata Kepala Pusat Kajian Pembangunan Kesehatan Depkes, Abdurachman, di Jakarta, Kami (2/3).
Abdurachman membenarkan kesehatan masyarakat Indonesia yang semestinya menjadi prioritas pembangunan, baik di tingkat nasional maupun lokal, namun hingga kini pemerintah masih mengesampingkan. "Dalam tujuh prioritas pembangunan tahun 2006, aspek kesehatan bangsa tidak tersusun dengan jelas, apalagi dalam rencana pembangunan jangka panjang nasional (RPJPN) 2005-2025." ujarnya.
Menurut dia, aspek kesehatan memang belum berada di posisi peringkat atas, meski derajat kesehatan masyrakat Indonesia masih berada pada derajat memprihatinkan. Hal tersebut dapat dilihat dari minimnya alokasi anggaran untuk bidang kesehatan. Alokasi anggaran kesehatan dalam APBN sesuai anjuran WHO," jelasnya.
Korban Bertambah
Sementara itu, jumlah penderita penyakit gizi buruk di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sejak akhir Desember 2005 hingga saat ini terus bertambah dan dua orang penderita meninggal dunia. Dua korban meninggal merupakan bagian dari 12 orang bayi balita yang dipastikan menderita gizi buruk di Kotabaru.
Kedua korban meninggal dunia yaitu Khusnul Khotimah (8) warga jalan Wiramartas RT 7 No. 8 meninggal akhir 2005 dan Hikmah (2) warga Rampak meninggal dunia akhir Februari 2006 setelah sempat dirawat di RSUD Kotabaru kemudian dibawa paksa pulang oleh pihak keluarga.
Sumber: http://www.kompas.co.id Penulis: NIK
|
|
 |
|