|
Indonesia Dalam Keadaan Bahaya Untuk Kasus AIDS
Kamis, 20 November, 2003 oleh: Siswono
Indonesia Dalam Keadaan Bahaya Untuk Kasus AIDS
Gizi.net -
Indonesia dalam keadaan yang bahaya dalam kasus HIV/Aids karena walaupun kasusnya masih kecil tetapi percepatannya sangat besar, seperti di DKI Jakarta ada peningkatan 100 kasus baru per bulan.
"Indonesia dalam keadaan bahaya," kata Menteri Kesehatan Suyudi yang didampingi Mensos Bachtiar Chamsah usai menemui Presiden Megawati Soekarnoputri dalam rangka persiapan peringatan Hari Aids Sedunia di Istana Negara Jakarta, Rabu (19/03).
Data HIV/Aids Indonesia sampai dengan 30 September 2003, tercatat sebanyak 3.924 kasus dengan rincian 2.685 terinfeksi HIV dan 1239 kasus Aids. Jumlah itu terhitung kecil dibanding dengan Thailand, Malaysia, Laos, Kamboja dan Vietnam, sedangkan jumlah total penderita Aids/HIV di seluruh dunia mencapai 41 juta orang.
Di Malaysia, jumlah kasus mencapai 51.000 orang, namun Menkes mengingatkan bahwa percepatan kasus Aids di Indonesia cukup besar. "Oleh sebab itu, kita harus memanfaatkan mumpung saat ini jumlahnya masih kecil, Indonesia harus secepatnya memutus rantai penyebaran HIV/Aids," katanya.
Menkes juga menyebutkan bahwa angka tersebut baru merupakan puncak gunung es, sehingga permasalahan kasus tersebut masih lebih besar lagi. Mengenai kondisi di Jakarta, penyebarannya terutama disebabkan oleh penggunaan jarum suntik pada pemakai narkoba, katanya.
Untuk memutuskan rantai penyebaran, antara lain dengan memeriksa darah yang akan ditransfusikan, selain fasilitas pelayanan medis harus baik, serta cara hidup seksual yang sehat, katanya.
Kawasan timur Sementara itu, Ketua Panitia Hari Aids sedunia Muhaimin mengatakan, jumlah kasus terbesar HIV/Aids ada di Jakarta dan Papua, kemudian diikuti oleh tiga daerah yang berpotensi tinggi yakni Jatim, Bali dan Batam.
Namun jika dihitung per 1.000 penduduk, maka jumlah paling besar berada di kawasan Timur Indonesia terutama di Papua. Sementara itu, Menteri Sosial Bachtiar Chamsah mengatakan, pada acara puncak Hari Aids Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2003, Presiden Megawati Soekarnoputri akan berpidato di televisi.
Selain itu, akan ada acara pertemuan dengan LSM Aids namun waktunya belum dipastikan. "Mungkin ditunda sampai tanggal 4 atau 5 Desember 2003," katanya.
Acara lainnya adalah temu ilmiah dan kampanye sosial, selain itu panitia juga akan membuat pos informasi Aids di Plaza Senayan, Jakarta. Sementara itu, Presiden dalam pertemuan hari itu meminta agar kampanye HIV/Aids harus dibantu sepenuhnya. ant/abi
Sumber: http://www.republika.co.id/ASP/online_detail.asp?id=146257&kat_id=23
|